Keluh Kesah dan Keresahan Ibu Rumah Tangga
Halo, lama banget ya udah ga nulis lagi. Padahal nulis iseng aja jadi ga penting2 amat..
Kali ini aku mau nulis beberapa keseharian dan keluh kesah ku sebagai Ibu Rumah Tangga.
Btw, aku termasuk istri yang beruntung saat ini, karena aku di anugrahi suami yang supportif dalam melakukan kegiatan rumah tangga. Jadi memang sejatinya ga terlalu berat. Alhamdulillahnya suamiku tipe yang lumayan paham tentang peran laki2 dan suami. Jadi Insha Allah jauh dari kata PATRIARKI..
Tapi disaat2 seperti ini, kondisi ekonomi yang tidak menentu, tetap saja buat kami khususnya aku sebagai IRT lumayan stress. Suamiku bekerja dan mendapatkan gaji berdasarkan hasil penjualan nya, otomatis daya beli konsumen secara umum sengat berpengaruh pada pendapatan suamiku.
Pasti kalian udah ada yang mikir, "kamu ga ikut kerja?, kan kondisi ekonomi keluarga sedang tidak baik"
Good Question tapi disini aku mau memberi alasan kenapa aku memutuskan jadi IRT.
Pertama
Kami punya anak 1 yang masih balita dan anakku masih menyusui dan DBF, ini jadi salah satu alasan terberat ku memutuskan untuk tidak bekerja.
Pasti dari kalian ada yang komentar lagi "kenapa ga dititipin mbahnya aja? atau taruh daycare atau sewa jasa pembantu?"
Alasan Kedua
Kondisi khususnya keluargaku tidak seperti keluarga normal pada umumnya, ibu ku jauh dan kamu tidak akrab karena sebab perceraian orang tuaku saat kecil, ayahku ya yang namanya ayah ya kan, kalo jawanya itu "kurang telaten" karena menghadapi balita harus sabar dan telaten agar tumbuh kembangnya maksimal. Ibu mertua ku masih sibuk bekerja jadi tidak bisa membantu kami merawat anak kami.
Daycare adalah tempat ya yang lumayan aku hindari, karena sudah mulai banyak kasus bermunculan mengenai daycare yang berbahaya untuk balita.
Rewang atau Jasa Pembantu, ini lumayan tricky. Bisa banget ini jadi solusi tapi ya itu cari rewang yang cocok itu sulit yaa man teman. Akhirnya yaa sudah, sampai saat ini Alhamdulillah aku yang marawat anakku sendiri ketika suamiku bekerja.
Terakhir
Mungkin karena aku sebagai ibu jaman sekarang yang udah melek sama Pengoptimalan Tumbuh Kembang Anak serta bagaimana seharusnya kami sebagai orang tua juga mendidik anak agar terhindar dari segala kejahatan dan kenakalan anak. Jadi kami punya pendapat khususnya aku, sangat berhati - hati untuk mendelegasikan tugas kita ke orang lain.
Aku yakin bahwa keluh kesah dan keresahanku saat ini banyak dirasakan oleh Ibu Rumah Tangga lainnya.
Darisini aku berharap ada upaya dari pihak manapun untuk memikirkan kesejahteraan rumah tangga agar kami sebagai ibu tidak terlalu khawatir dengan kondisi2 semacam ini.
Komentar
Posting Komentar